perkembangan dan sejarah radar



Radar memiliki kepanjangan dari Radio detecting and ranging yang berarti mendeteksi dan menghitung jarak menggunakan frekuensi radio. 
Sebelum digunakan istilah radar seperti saat ini sebelumnya disebut dengan istilah RDF (Radio Direction Finding) 

Fungsi dari radar adalah untuk mendeteksi, mengukur dan memetakan objek seperti kapal laut, pesawat terbang, kendaraan dan berbagai objek lainnya dengan menggunakan gelombang elektromagnetik. 

Panjang gelombang yang dihasilkan dan dipancarkan oleh radar memiliki ukuran yang bervariasi. 
Dimana apabila pancaran gelombang yang dipancarkan tadi mengenai sebuah objek / suatu benda tertentu akan dipantulkan oleh benda tersebut yang kemudian ditangkap lagi oleh stasiun pemancar radar. 
Dengan menganalisa dan mengolah gelombang yang dipantulkan tersebut, dapat diketahui jarak benda dan objek dari benda tersebut. 
Meskipun sinyal radio yang telah  dipancarkan dan diterima kembali tersebut relatif lebih kecil, akan tetapi dapat terdeteksi dan diperkuat lagi oleh stasiun penerima radar. 

Sejarah awal radar

pada tahun 1865 James Clerk Maxwell seorang fisikawan inggris mengembangkan dasar dan teori tentang elektromagnetik. 
Setahun kemudian Heinrich Rudolf Hertz berhasil membuktikan teori yang ditemukan oleh maxwell sebelumnya. 
Dimana gelombang elektromagnetik yang dapat menemukan gelombang elektromagnetik itu sendiri. 

Penggunaan gelombang elektromagnetik untuk mendeteksi keberadaan suatu benda di uji coba pertama kali oleh Cristian Hulsmeyer pada tahun 1904.
Hasil dari uji coba tersebut ialah dengan pembuktian keberadaan sebuah kapal laut dalam keadaan berkabut tebal, akan tetapi pada tahap ini hanya sebatas pendeteksian keberadaan kapal tersebut dan belum dapat mengetahui jaraknya. 

Kemudian pada tahun 1921 ditemukan tabung pemancar sinyal / transmitter yg dinamakan Magnetron oleh Albert Wallace Hull. 
Tahun 1922 magnetron /transmitter tersebut berhasil diaplikasikan kedalam sebuah kapal kayu dan pesawat terbang  oleh A.H Taylor dan L.C young. 
Dan pada tahun 1930 oleh L.A hayland dari laboratorium riset kelautan amerika serikat. 

Istilah radar mulai dikenal luas semenjak tahun 1941. Akan tetapi sebenarnya perkembangan radar sudah banyak dimulai dan dikembangkan oleh beberapa ilmuan dari amerika Serikat, perancis, jerman dan inggris. 
Akan tetapi ada satu nama ilmuan yang memiliki peran penting didalamnya yaitu Robert Watson Watt dari skotlandia. 
dimana dia sudah memulai dan mengembangkan riset sebagai cikal bakal radar sejak tahun 1915.
Tahun 1920 dia bergabung dengan bagian Radio National Physical Laboratory. 
Dia mempelajari dan mengembangkan peralatan navigasi dan menara radio pada tempat ini. 

Watson watt ditunjuk untuk mengembangkan radar yang akan digunakan untuk produksi pesawat terbang oleh kementrian udara dan kementrian  produksi pesawat terbang. 
Dia berhasil menciptakan sebuah radar yang mampu mendeteksi sebuah pesawat terbang dari jarak sekitar 64 km / 40 mil. 
Dua tahun kemudian negara inggris berhasil menciptakan radar yang digunakan untuk melindungi garis pantai negaranya. 

Kekurangan awal radar yang diciptakan

Pada awalnya radar yang sudah berhasil diciptakan memiliki kekurangan diantaranya gelombang radar yang dipancarkan masih berupa gelombang yang tidak terputus putus. 
Sehingga hasil dari deteksi radar tersebut masih belum bisa akurat, radar tersebut mampu mendeteksi kahadiran suatu benda akan tetapi pada lokasi yang tidak tepat. 

Penelitian dan pengembangan radar terus dilakukan hingga pada tahun 1936 ditemukan radar dengan gelombang elektromagnetik berdenyut. 
Sistem radar ini menerapkan gelombang elektromagnetik yang dipancarkan secara putus putus dan berirama sehingga pantulan dari objek dan memantulkan gelombang radar yang terdeteksi lebih akurat. 

penemuan yang paling penting yaitu ketika Inggris pada tahun 1939 menemukan pemancar gelombang mikro berkekuatan tinggi. 
Diamana jenis pemancar ini memiliki banyak keunggulan diantaranya kepresisian dalam mendeteksi keberadaan suatu objek, dalam keadaan dan kondisi cuaca apapun, gelombang yang dipancarkan pun dapat diterima kembali oleh antena pemancar yang lebih kecil. Sehingga dapat diaplikasikan kedalam pesawat terbang, kapal laut dan berbagai kendaraan lainnya. 

Sampai saat ini perkembangan radar masih terus dilanjutkan dengan berbagai jenis dan cara kerjanya, yang semakin canggih dan semakin akurat. 


Posting Komentar

1 Komentar

Led creatifity mengatakan…
Info yang bermanfaat